Seminar ASPI 2018

Institut Pertanian Bogor menjadi tuan rumah Konferensi Asosiasi Sekolah Perencana Indonesia yang digelar pada tanggal 28 Agustus 2018 kemarin. Acara ini bertema “Perencanaan Wilayah Kota dan Desa Terintegrasi yang Berkelanjutan, Berimbang, dan Inklusif”, menghadirkan keynote speaker diantaranya adalah Bapak Dr. Ir. Abdul Kamarzuki, M.P.M sebagai Direktur Jendral Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang; Bapak Dr. Ir. Ernan Rustiadi, M.Agr dari Institut Pertanian Bogor;  Bapak Dr. Muhammad Dimyati sebagai Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi; Bapak Prof. Dr. rer nat Imam Buchori, S.T. dari Universitas Diponegoro; dan Bapak Prof Dr. Ir. Akhmad Fauzi, M.Sc. dari Institut Pertanian Bogor. Seminar ini bermaksud untuk menanggapi tantangan dari agenda pembangunan industri gelombang ke empat, atau seringkali dikenal dengan Industrial Revolution 4.0. Seminar ini memandang revolusi industri gelombang keempat memberikan tantangan berlapis pada para perencana. Hal ini disebabkan oleh berbagai jenis koneksi yang terjadi dari berbagai komunitas membuat tingginya ketidakpastian yang dihadapi perencana.

Peranan konferensi yang diselenggarakan ASPI ini cukup signifikan untuk menyoroti hadirnya aspek-aspek yang berkaitan mengenai manusia, serta bagaimana menyertakan aspek tersebut dalam elemen perencanaan. Salah seorang keynote speaker berargumen bahwa salah satu alasan penelitian di Indonesia mengenai perencanaan tidak maju adalah karena melupakan aspek kemanusiaan dalam penelitiannya. Presentasi para keynote speaker direspon dengan baik dan mendapatkan tanggapan positif dari beragam kalangan yang terlibat.

Alumni Magister Studi Pembangunan ITB berkontribusi pada seminar ini dengan mengisi beberapa panel yang disediakan. Wulansari, S.T., M.T dan Maria Febriana B. M., S.T., M.T. mempresentasikan paper berjudul Infrastruktur dan Keterhubungan Desa-Kota (Studi Kasus: Desa Bokor dan Desa Sendaur di Pulau Rangsang, Kab. Kepulauan Meranti) pada panel Keterkaitan Desa Perkotaan-Perdesaan. Detty Rahmawati, S.IP, M.T. mempresentasikan paper berjudul Re-orientasi Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Menuju Pembangunan Kemaritiman yang Inklusif dalam panel bertemakan Pembangunan Inklusif. Sri Lestari, S.Si, M.T. mempresentasikan papernya berjudul Peranan Nilai-nilai Religius dalam Penguatan Institusi Ekonomi Masyarakat Perdesaan (Kajian dengan Pendekatan Teori Jaringan-Aktor) dalam panel bertemakan Perencanaan Kawasan Pertanian dan Pembangunan Perdesaan. John Petrus Talan, S.IP, M.T. mempresentasikan papernya berjudul Adopsi Teknologi pada Petani dalam Upaya Adaptasi Perubahan Iklim (Studi Kasus Pertanian Cerdas Iklim di Kabupaten Sumba Timur) dalam panel bertemakan Perencanaan Kawasan Pertanian dan Pembangunan Perdesaan.

 

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
wpDiscuz