Kajian Critical Success Factors (CSF) Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa)

Erdawanti mahasiswa calon lulusan Program Magister Studi Pembangunan memaparkan studinya tentang ” Kajian Critical Success Factors (CSF) Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa)  Studi Kasus: BUM Desa Mekar Pratama Kota Banjar” dalam sidang Tesis yang diadakan pada tanggal 

Dalam paparannya Erdawanti menjelaskan bahwa di masa lalu kebijakan pembangunan Desa lebih berfokus pada sektor pertanian dan posisi Desa hanya sebagai objek pembangunan, namun sejak memasuki abad 21 paradigma kebijakan pembangunan Desa berubah ke arah multi-sektoral dan penguatan eknomi Desa berbais sumberdaya lokal, salah satunya melalui program pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

Erdawanti menjelaskan juga bahwa penelitian yang dilakukannya bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan Critical Success Factors (CSF) BUM Desa, baik faktor yang bersumber dari lingkungan internal maupun eksternal organisasi. Hasil studi menunjkan terdapat delapan Critical Success Factors BUM Desa Mekar Pratama yang terdiri atas tujuh faktor yang berasal dari lingkungan internal yaitu sumber daya model, SDM yang kompeten, dukungan teknologi, strategi kompetitif, strong leadership, relasi BUM Desa dan Pemerintah Desa serta keterbukaan informasi dan komunikasi. Kemudian faktor yang berasal dari lingkungan eksternal adalah dukungan Pemerintah dalam bentuk dana dan/atau akses permodalan serta rekognisi. Kedelapan faktor tersebut merupakan CSF BUM Desa secara organisasi sehingga dapat direplikasi atau diadopsi oleh BUM Desa lain di Indonesia dengan memperhatikan Desa dan sumber daya lokalnya.

Sidang Tesis tersebut dihadiri oleh Bapak Ir. Tubagus Furqon Sofhani, MA., Ph.D. sebagai Dosen pembimbing serta Bapak Dr. Ir. Sonny Yuliar dan Bapak Dr. Adiwan Fahlan Aritenang, ST., M. GIT. sebagai dosen penguji.

Sidang Tesis merupakan salah satu persyaratan kelulusan untuk memperoleh gelar Magister dari Institut Teknologi Bandung.

Berita Terkait